Visitors

Senin, 02 Desember 2013

Kado untuk Legenda

Manchester- Di hari ulang tahunnya, Ryan Giggs menerima kado kejutan dari para pemain Manchester United. Salah satunya secara bergurau seperti ingin memintanya untuk segera fokus jadi pelatih saja.
Pada tanggal 29 November kemarin Giggs genap berusia 40 tahun, sebuah usia yang terbilang langka untuk seorang pesepakbola yang masih aktif bermain di kompetisi level teratas.
Terkait usianya itu pula kemudian peraih 13 medali juara Premier League, empat medali kemenangan Piala FA, tiga medali titel Piala Liga, dan dua medali kemenangan di Liga Champions tersebut mendapat kado "lucu-lucuan" dari para pemain MU.
"Para pemain memberinya satu atau dua kejutan buatnya di ruang ganti," ungkap Manajer MU David Moyes diExpress.
"Salah satunya adalah arloji pelatih. Saya pikir ia mulai berpikir mereka mulai mendorongnya untuk keluar dari ruang ganti!" selorohnya.
Mulai musim ini Giggs memang bukan cuma berpredikat sebagai pemain senior 'Setan Merah' tetapi juga masuk ke jajaran staf kepelatihan Moyes. Di masa depan, karier di dunia pelatih sangat mungkin akan ditekuni secara serius oleh Giggs.
Namun demikian, entah kapan itu akan terjadi. Yang jelas saat ini pesepakbola asal Wales tersebut masih setia memperlihatkan aksi-aksinya di lapangan hijau, kendatipun tidak sesering dulu dan acapkali tidak lagi dari area sayap kiri--posisi awal pemain yang dikenal dengan lari dan giringan bola sip itu.
"Ia dihormati oleh semua orang di ruang ganti atas apa yang sudah ia lakukan dan dicapainya dalam sepakbola," tutur Moyes.
"Di mana saya memosisikannya dalam daftar pemain-pemain terbaik di Premier League? Tak diragukan lagi di posisi atas karena masa baktinya, durasi ia berada di satu klub, jumlah permainan yang ia catatkan, apa yang telah ia lakukan di Premier League dan juga di Eropa."
"Setiap musim Anda melihat momen-momen Ryan Giggs. Saya cuma berpikir bahwa bisa bermain sedemikian bagus pada usianya itu benar-benar istimewa."
"Ia merupakan sebuah contoh bagus buat para pemain muda tentang bagaimana Anda harus mendedikasikan diri kepada karier sendiri, dan juga bagaimana untuk pemain-pemain di pertengahan usia 30 yang mungkin berpikir sudah mulai 'habis'. Tapi jika Anda benar-benar mengurus diri sendiri dan berlatih dengan baik, mungkin saja itu bisa berjalan lebih lama," bebernya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar